Selasa, 01 Maret 2011

PEMBELAJARAN 1


BAB I
IMAN KEPADA HARI AKHIR


1.    STANDAR KOMPETENSI
  Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir dan Alam Ghaib yang berhubungan dengan Hari Akhir
2.      KOMPETENSI DASAR
·   Menjelaskan pengertian beriman kepada hari akhir
·   Menunjukkan bukti/dalil kebenaran akan terjadinya hari akhir
·   Menjelaskan berbagai tanda dan peristiwa yang berhubungan dengan hari akhir
·   Menjelaskan macam – macam alam ghaib yang berhubungan dengan hari akhir
·   Menampilkan prilaku yang mencerminkan keimanan terhdap hari akhir

Hari Akhir adalah hari yang pasti akan terjadi dan wajib diyakini oleh Umat Islam. Keimanan terhadap Hari Akhir termasuk Pokok-pokok keimanan. Adanya Hari Akhir tentu diawali dengan fenomena alam dan tanda-tanda zaman yang berujung pada hkehancuran alam semesta ini.

Sebenarnya, dengan memperhatikan berbagai kejadian di alam ini, manusia semestinya sadar dan percaya bahwa kehidupan di dunia ada akhirnya. Namun, terkadang manusia tidak percaya begitu saja. Fenomena alam tidak serta merta membuat manusia memahami apa dan bagaimana hidup itu. Oleh karena itu, harus ada pendorong lain yang mampu membuat percaya akan kehidupan hari akhir. Dalam hal ini agama akan mampu memberikan jawaban. Hanya agamalah yang memberikan pembahasan tuntas tentang berbagai hal yang berkenaan dengan hidup tersebut, termasuk mengenai kehidupan setelah mati.
               a.      Pengertian Hari Akhir
Hari kiamat adalah hari berakhirnya seluruh  kehidupan makhluk hidup di dialam raya ini, pada hari itu seluruh makhluk hidup akan mati dan hancur. Peristiwa hancurnya alam semesta itu disebut dengan yaumus assa'ah. Sedangkan yang dimaksud dengan hari akhir adalah hari setelah hari kiamat manusia akan mengalami kematian, kemudian mereka akan di bangkitkan kembali dari alam barzah dan akan mengalami hidup kembali
Hari kiamat dalam Al – Qur’an disebutkan dalam beberapa istilah, antara lain “yaumul akhir” , “yaumul ba’ats”, “Yaumus-Sa’ah”, “Yaumul Qari’ah”, “Yaumul Akhir”, dan istilah – istilah yang lain. Istilah - istilah tersebut mempunyai makna atau pengertian yang sama, yaitu hari akhir atau hari pembalasan. Tetapi  Al Qur’an sering menyebut hari kiamat dengan istilah “yaumul akhir”, “Yaumul Qiyamah”, dan “Yaumuddin”.
b.      Pengertian Beriman Kepada Hari Akhir
Beriman kepada hari akhir artinya percaya dengan sepenuh hati bahwa akan datang hari kehancuran/kebinasaan alam semesta ini sebagai bukti kekuasaan Allah Swt.

c.       Dalil  Kebenaran Terjadinya Hari Akhir
Benarkah hari akhir itu akan datang dan terjadi ? Ada dua cara untuk meyakinkan jawabannya. Yang pertama melalui dalil agama yang berupa ayat Al Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad saw. Yang kedua melalui pembuktian akal ( penalaran / dalil aqli ).
1.  Dalil Naqli
Banyak ayat Al Qur'an maupun Hadis Nabi Muhammad SAW yang menerangkan tentang hari akhir. Bahkan jika kita perhatikan, pembicaraan tentang kepercayaan terhadap hari akhir hampir selalu di gandengakan dengan pembicaraan tentang kerimanan kepada Allah SWT Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa pembahasan dan kepercayaan terhadap hari akhir itu sangat penting. Sama pentingnya dengan kepercayaan kita terhadab kebenaran Allah SWT Diantara ayat Al Qur'an yang menerangkan tentang tentang hari akhir tersebut adalah Surat Al Zalzalah, al-Qari’ah, dsb.  
                        Percaya kepada hari akhir merupakan pokok dari rukun iman yang kelima, dan merupakan bukti keimanannya kita kepada Allah SWT Hari akhir tetap akan terjadi akan tetapi mengenai waktu kejadiannya hanya Allah SWT yang mengetahui. Sebagaimana firman Allah SWT sebagai berikut :
         QS. AL A’ROF : 187
      يَسْئَلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَا مُرْسَاهَا. قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّى
      “Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang kiyamat : “Kapan terjadi?” Katakanlah : Sesungguhnya pengetahuan tentang kiyamat itu ada pada tuhanku”
         QS AL-AN’AM : 134
اِنَّ مَا تُوْعَدُوْنَ لاََتٍِ وَمَا اَنْتُمْ بِمُعْجِزِيْنَ
      “Sesungguhnya apapun yang dijanjikan  kepadamu pasti datang  dan kamu tidak mampu menolaknya”
         QS AL-HAJJ : 7
وَاَنَّ السَّاعَةَ ءَاتِيَةٌ لاَرَيْبَ فِيْهَا. وَاَنَّ اللهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ
      “Dan sungguh Hari Kiyamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya. Dan sungguh Allah akan membangkitkan siapapun yang ada di dalam kubur”
2. Hari Akhir menurut Ilmu Pengetahuan ( Dalil Aqli )

"Greatio ex nihilo ( al ijad min al 'adam )," demikian kata filosof tentang penciptaan alam semesta. Artinya , bahwa alam semesta ini di ciptakan dari ketiadaan. Karena diciptakan dari ketiadaan, maka ia akan kembali kepada tiada. Alam semesta yang kita tempati ini semakin hari semakin " tua " dan pada akhirnya nati ia akan " mati "
Menurut teori The Expanding Universe yang di kemukakan oleh Edwin P. Hubble, tentang alam raya,  ia menyatakan bahwa awal mula terciptanya alam semesta adalah berasal  dari Big bang ( dentuman besar ), dari dentuman besar tersebut maka melahirkan kabut dan kemudian membentuk partikel terbang, sedemikian rupa dan lama berproses maka terbentuknya jagad raya dan isinya.
Teori ini mengungkapkan bahwa alam raya ini bersifat seperti balon atau gelembung karet yang sedang di tiup ke segala arah. Langit yang kita lihat sekarang ini sebenarnya adalah semakin tinggi dan mengembang ke segala arah dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Pada suatu saat proses pengelembungan alam rayaini pasti berhenti, seperti halya sebuah balon yang ditiup itu akan sampai pada titik jenuh yaitu ketika balon sudah tidak dapat di gelembungkan lagi. Pada saat inilah balon akan meletus. Seperti itulah alam raya ini nantinya, pada saat inilah alam raya akan hancur luluh lantak seperti balon yang meletus. Dan demikan gambaran rasional ( dalil aqli ) tentang terjadinya hari akhir.
Para ahli ilmu fisika mengatakan bahwa daya rotasi dan revolusi benda-benda langit tidaklah abadi. Pada saatnya nanti, pergerakan benda-benda langit akan bertabrakan dan saling menghancurkan antara satu dengan yang lain. Semua itu merupakan perhitungan dan perkiraan manusia dengan pengetahuan dan teknologi yang manusia kuasai. Akan tetapi hanya Allah SWT Sendiri yang mengetahui dari semua rahasia itu dan kapan akan terjadi hari kehancuran itu.
       Secara ilmiah ; semakin lama matahari atau planet (termasuk bumi) akan kehilangan panasnya. Tidak bisa kita bayangkan bagaimana jika bumi kita membeku ? adakah makhluk yang sanggup bertahan tanpa cahaya matahari atau panas bumi ?.
Hukum iman kepada hari kiamat adalah fardlu ain. Artinya setiap mukmin harus mempercayai adanya hari kiamat. Kewajiban beriman kepada hari kiamat ditetapkan Allah SWT dalam banyak dalil naqli. Diantaranya adalah Firman Allah SWT dalam  Surat Al-Baqarah ayat 4 :
   Artinya : “Dan mereka yang beriman kepada kitab (Al-Qur’an) yang telah diturunkan kepada (Muhammad) dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat” (QS. Al-Baqarah / 2: 4) 

PEMBAGIAN HARI AKHIR
Hari akhir, atau hari kiamat menurut Al-Qur’an terbagi menjadi dua  bagian yaitu kiamat sugra dan kiamat kubra.  

      a.       Kiamat Sughra (Kiamat kecil),
  Kiamat Sughra ( Kiamat Kecil ) adalah  kehancuran atau berakhirnya makhluk dalam ruang lingkup yang terbatas. Misalnya : matinya seseorang, bencana alam, peperangan, atau  bencana yang timbul karena perbuatan manusia.   
  Apa hakikat kematian ? Hakikat  kematian adalah  terpisahnya jasad dan ruh. Ketika ajal telah menjemput, maka jasadnya mengalami alam baru yang disebut alam barzakh (alam penantian/alam kubur), ia akan tinggal sampai tibanya hari kebangkitan (kiamat kubra)
  b.              Kiamat Kubra (Kiamat besar),Kiamat Kubra ( Kiamat besar ) adalah hancurnya alam semesta dengan segala isinya. Kiamat kubra ditandai dengan ditiupnya tanda (bunyi sangkakala) oleh Malaikat Israfil pada tiupan pertama. Kiamat kubra adalah majlis pengadilan yang maha adil dan sebagai puncak pertanggung  jawaban manusia selama hidup di dunia. Sekecil apapun kebaikan atau keburukan yang dilakukan manusia akan diperlihatkan oleh Allah SWT



Tanda-tanda kiamat antara lain sebagaimana tayangan berikut : 


Selain itu juga ada tanda- tanda sebagai berikut  :
1.  Uang menjadi pusat perhatian dan dimuliakan oleh masyarakat yang berharta.
  Harta sudah menjadi ukuran kehormatan manusia, maka siapa yang berharta akan dihormati dan dimuliakan oleh orang di sekitarnya. Oleh karena itu tidak sedikit orang yang akhirnya asal dapat harta benda yang banyak, tetapi tidak memperhatikan jalan yang benar yang diridhai oleh Allah SWT. Asalkan harta dapat diperoleh, maka apapun dilakukan, misalnya korupsi, manipolasi, menipu bahkan banyak yang mengambil jalan pintas mencari harta dengan jalan perantara Jin, pesugihan dan lain sebagainya.
2.      Waktu terasa amat pendek. Seperti satu tahun seperti sebulan, satu bulan seperti seminggu, satu minggu seperti sehari.
  Karena problematika dan aktifitas manusia yang semakin padat, banyak menyita waktu sehingga terasa sangat pendek dan singkat padahal yang terjadi seperti biasa saja.
3.      Orang miskin dan jembel, bermegah-megahan sebagai orang yang terhormat, karena mendapatkan kedudukan.
  Pada saat sekarang ini, manusia berada dialam kebebasan, setiap manusia mendapatkan peluang dan kesempatan yang sama dalam mencapai derajat hidup, sehingga siapapun ketika mendapatkan kesempatan untuk menduduki jabatan maka banyak yang akhirnya lupa diri dan bermegah-megahan dalam hidupnya.   
4.      Pembantu melahirkan anak majikannya.
  Semakin banyaknya anak hasil hubungan gelap atau perzinaan. Akibat dari tidak difahaminya ajaran agama dapat mengekibatkan manusia makin berani untuk melanggar aturan Allah SWT yang didukung oleh perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan komunikasi. Manusia yang makin maju, ditambah lagi masukknya budaya asing yang menganut kebebasan hidup semakin kuat perannya dalam masyarakat, maka akibatnya bisa kita lihat sekarang ini anyak sekali, kita melihat pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan hidup serumah tanpa ikatan dan lain sebagainya.
5.      Langkanya turun hujan yang dapat mengakibatkan jarangnya tumbuhan.
   Kejadian ini sering kita alami dan sering menjadi kerusakan, putus asa bahkan ada yang kufur pada Allah SWT karena akan terjadi paceklik dan kemiskinan.
6.   Jual beli di pasar nampak sepi, yaitu daya beli masyarakat  turun drastis.
     Hal ini disebabkan karena banyaknya tengkulak yang seenaknnya mempermainkan harga sehingga harga yang ada di pasar lebih mahal.
7.   Menggemanya suara kemunafikan di Masjid-masjid.
  Masjid yang merupakan pusat tempat ibadah bagi umat islam tidak lagi menjadi pusat ibadah dan dan dakwah, tetapi karena disana sudah dihuni oleh orang-orang yang munafik. Maka yang terjadi di masjid adalah :
1.        Sepi dari jamaah shalat, taklim, dzikir, musyawarah dan lain sebagainya.
2.        Musyawarah tidak mufakat, dan hanya terjadi bantah-bantahan antara sesama muslim.
3.        Enggan memakmurkan masjid, dianggap merugikan.
4.        Banyak menggunakan masjid menjadi ajang mencari jabatan  dan kedudukan agar terpandang di masyarakat.
8.   Umumnya rezeki yang dimakan manusia dari hasil riba dan dari barang-barang yang haram.
   Semakin banyak hukum Allah SWT yang tidak dilaksanakan oleh manusia dan jalan hidup yang ditempuhnya hanya menurut hawa nafsu, serta tidak lagi memperhatikan bahwa barang itu halal atau haram.
9.   Banyak terjadi musibah yang tidak dapat diindari oleh manusia.
  Bencana yang sering terjadi akhir-akhir ini misalnya sunami, gempa bumi, tanah longsor, gunung meletus, kebakaran hutan dan lain sebagainya. Semua kejadian tersebut biasanya tidak hanya murni dari alam, akan tetapi sering juga terjadi karena ulah tangan manusia yang tidak memperhatikan alam yang telah di ciptakan oleh Allah SWT ini.   
PEMBAGIAN  ORANG YANG BERIMAN KEPADA HARI AKHIR
            Beriman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang ke lima dan merupakan bukti nyata bagi seseorang bahwa mereka adalah orang yang bertaqwa kepada Allah SWT Di dalam menyikapi hari akhir ini ada tiga golongan manusia yang menangapinya, antara lain :  
  •    Golongan pertama, kelompok mulhid ( anti Tuhan ) mereka yang tidak percaya akan adanya hari akhir , mereka beranggapan bahwa satu-satunya kehidupan itu adalah di alam dunia ini, dan tidak akan ada lagi kehidupan yang lain. 
  •    Golongan kedua, kelompok reingkarnasi, manusia yang mempercayai bahwa setelah manusia mati akan mengalami kehidupan yang baru, reinkarnasi yaitu perubahan sebelum mati, jika manusia beramal baik maka manusia akan hidup kembalai dalam keadaan yanglebih baik dan mulia, demikian sebaliknay jika amal perbuatannya buruk maka dia akan dihidupkan kembali dalam keadaan yang buruk dan hina. 
  •      Golongan ketiga, kelompok penganut ajaran agama samawi, kelompok ini  yakin adanya hari akhir, sebagai hari untuk pembalasan amal perbuatan ketika hidup di dunia, dan merupakan kehidupan yang hakiki dan abadi bagi manusia.
 
NAMA-NAMA HARI AKHIR 
          Allah SWT memberi nama penstiwa yang berkaitan dengan hari akhir itu hanya sebuah nama, akan  tetapi banyak nama selain “hari akhir (yaumuul akhir)”. Nama‑nama tersebut diterangkan dalam Al­ Qur’an, antara lain: 
  •      Yaumul akhir, artinya hari akhir, terdapat dalam AI‑Qur’an surat AI‑Baqarah ayat 8 
  •    Yaumul qiyamah, artinya hari kiamat sebagaimana disebutkan dalam Surat Al‑Baqarah ayat 85. 
  •    Yaumul ba’ts, artinya hari berbangkit sebagaimana disebutkan dalam surat Ar‑Rum ayat 56. 
  •      Yaumul hisab, artinya hari perhitungan, sebagaimana disebutkan dalam surat Shaad ayat
  •    Yaumud diin, aitinya hari pembalasan, disebutkan dalam Surat Al‑Fatihah ayat 4 
  •    Yaumul Haq, artinya hari yang pasti terjadi
  •    Yaumul jami’, artinya hari berkumpul
  •    Yaumul khulud, artimya hari kekekalan, disebutkan dalam Al­Qur’an surat Qaaf ayat 34. 
  •    Yaumul hasrah, artinya hari penyesalan, terdapat dalam Al­Qur’an surat Maryam ayat 39. 
  •    Yaumul fashli, artinya hari keputusan, disebutkan dalam Al­Qur’an surat Ad‑Dukhaan ayat 40. 
  •    Yaumul wa’id, artinya hari terlaksananya ancaman, disebutkan dalam surat Qaaf ayat 20. 
  •    Yaumul khuruj, artinya hari keluar dari kubur, terdapat dalam Al­Qur’an surat Qaaf ayat 42. 
  •    Yaumul taghabun, artinya hari ditempatkan kesalahan‑kesalahan, terdpat dalam Al‑Qur’an surat At‑Taghabunun ayat 9. 
  •     Yaumul Fath, artinya hari kemenangan. Terdapat dalam Surat As Sajadah ayat 29.
     VIDEO Tanda‑Tanda dan Peristiwa yang Berhubungan dengan Hari Akhir  :



          Berdasarkan dalil-dalil naqli dari ayat‑ayat Al‑Qur’an dan Hadits Nabi, hari akhirat atau hari kiamat akan terjadi dengan didahului tanda‑tan­danya, antara lain  
  •            Terpecahnya bulan, sebagaimana firman Allah dalam surat Al­-Qomar ayat 1 :  artinya: “Telah dekat (datangnya) saat itu telah terbelah bulan”( Q.S. Al Qamar  /54 : 1 )  
  •            Munculnya binatang yang berbicara dengan manusia. Dalarn su­rat An‑Naml ayat 82 yang artinya sebagai berikut: “Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis bi­natangg melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak  yakin  kepada ayat­-ayat Kami. 
  •            Kekacauan dan kejahatan semakin meningkat serta banyak ter­jadi Pembunuhan, seperti diceritakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim yang artinya sebagai berikut: “Kiamat tidak akan terjadi, kecuali hingga terjadi banyak hari. Apakah harí  itu ya, Rasulullah? Beliau menjawab: Bunuh‑membunuh”. 
  •            Turunnya dajal (orang‑orang pendusta). 
  •            Matahari terbit  dari sebelah barat
  •            Munculnya Yajuj dan Ma’juj (umat yang suka merusak dan menghancurkan). 
  •            Munculnya Nabi Isa AS
TAHAPAN PERISTIWA HARI AKHIR
  1.   Tahap pertama. Yaitu ketika Malaikat Israfil meniupkan tanda sangkakala  pertama kali,  maka akan terjadi peristiwa dasyat,  yaitu Hancurnya  alam semesta ini. Firman Allah Swt : Artinya : “Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup dan diangkat lah bumi dan gunung gunung lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat. (Q.S. A1‑Haqqah / 69 :13‑15). 
  2.   Tahap Kedua,  disebut Yaumul Ba’ats,  yaitu peristiwa ketika Allah SWT mebangkitkan dan menghidupkan kembali seluruh makhluk yang pernah hidup di alam dunia,  dan sedang menanti di alam barzakh. Hal ini ditandai dengan diitiupnya sangkakala untuk kedua kalinya oleh malaikat Isrofil. Firman Allah. Berkenaan dengan Yaumul Ba’ats ini,  pernah suatu ketika Rasulullah Muhammad SAW menyampaikan berita Yaumul Ba’ats kepada penduduk Makkah yang masih jahiliyah. Banyak diantara mereka yang tidak percaya. Bahkan seorang  musyrik yang bernama Ubay bin Khalaf dan Al-Ash bin Wail menggali beberapa kuburan tua di kota Makkah dan mengambil beberapa tulang yang telah lapuk, kemudian di bawa kepada Nabi Muhammad SAW setelah itu, mereka injak-injak  menjadi debu. Kemudian mereka dengan sombong berkata kepada Nabi SAW : “Wahai Muhammad, apakah engkau menyampaikan bahwa Allah SWT akan menghidupkan kembali tulang-tulang,  seperti tulang-tulang yang hancur  menjadi debu ini?”. Kemudian turunlah Surat Yasin ayat 77-78 yang akan membangkitkan semua manusia yang pernah hidup. Firman Allah SWT :  Artinya : “Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa kami menciptakannya dari setitik air (mani), Maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!. Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang Telah hancur luluh?" (QS. Yaasin / 36 : 77 – 78)
3.  Tahap Ketiga, disebut Yaumul Hasyr, yaitu hari dikumpulkannya seluruh umat manusia di padang mahsyar setelah manusia dibangkitkan dari kuburnya. Kemudian akan diperhitungkan semua amal perbuatan mereka ketika hidup di dunia. Firman Allah, Surat Yunus ayat 30 :
Artinya : “Di tempat itu (padang mahsyar), tiap-tiap diri merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya dahulu dan mereka dikembalikan kepada Allah Swt Pelindung  mereka yang sebenarnya dan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan” (Q.S. Yunus / 10 : 30)
4. Tahap keempat, disebut Yaumul HisabYaitu hari perhitungan semua amal manusia. Yaumul Hisab terdiri dari lima tahapan, yaitu : 
  •      Tahap bersoal jawab, yakni tentang : untuk apa saja umurnya digunakan, untuk apa ilmu yang dia miliki, tentang hartanya, dan tentang tubuhnya bagaimana dia memanfaatkannya.
  •     Tahap membaca kitab catatan amal, segala amal manusia akan diteliti oleh dua malaikat yaitu Raqib dan Atid. Di padang Mahsyar nanti setiap manusia akan menerima buku catatan amal yang telah ditulis oleh kedua malaikat tersebut, kemudian membacanya. 
  •     Tahap mendengarkan dan memperlihatkan  rekaman amal manusía.  
  •    Tahap Mizan. Mizan secara bahasa artinya neraca, atau timbangan. Apabila  timbangan amal lebih berat daripada kebaikan, ia akan masuk syurga yang penuh dengan kenikmatan, tetapi apabila amalnya lebih berat daripada kejahatan ia akan dimasukkan ke dalam neraka terlebih dahulu.
Pemeriksaan ini berjalan dengan tertib dan adil. Setiap manusia me­nerima buku catatan atau rekaman yang lengkap tentang amal per­buatan selama hidup di dunia. Di hadapan pengadilan Allah ini ma­nusia tidak bisa berbohong, karena mulut mereka dibungkam, yang menjawab pertanyaan adalah anggota badan yang lain. Sekecil apa pun perbuatan jahat akan terlihat dan mendapat balasan. Demikian juga, sekecil apa pun kebaikan yang diperbuat manusia akan terlihat dan mendapat imbalannya. Firman Allah SWT, dalam Surat Al-Zalzalah ayat 7-8 :
Artinya : “Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat dzarahpun, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) pula” (Q.S. Surat Al-Zalalah / 99 : 7-8) 
5.  Tahap kelima, Yaumul Jazaa’ yaitu keputusan Allah SWT apakah seseorang itu masuk syurga atau neraka. Firman Allah SWT,  dalam Surat Al-Mukmin ayat 17 :
  Artinya : “Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah Swt amat  cepat hisabnya” (QS. Al-Mukmin  / 40 : 17)
Ayat‑ayat Al‑Qur’an di atas menerangkan bahwa peristiwa hari Kia­mat atau hari Akhir adalah penstiwa yang benar‑benar dahsyat Pada saat bumi dan langit digoncang, setiap orang sibuk dengan dirinya sendiri. Orang tua tidak dapat menolong anaknya, sebaliknya anak ti­dak dapat membantu orang tuanya. Setelah kejadian itu semua makh­luk yang bernyawa menemuì ajalnya. Dan kehidupan di duniapun berakhir.
Setelah pengadilan Allah SWT selesai, orang‑orang yang banyak melakukan amal shaleh ditempatkan di syurga. Sedang­kan orang‑orang yang banyak melakukan perbuatan dosa ditempatkan di neraka.
Kehancuran total yang meliputi seluruh isi alam ini pasti akan terjadi karena menurut sifatnya semua makhuk adalah fana’ (pasti mengalami kerusakan, kehancuran, atau keamatian).
f.      Alam Ghaib yang Berhubungan dengan Hari Akhir
Peristiwa hari akhir adalah peristiwa yang maha dahsyat, ketika sangkakala dititup untuk yang pertama kalinya maka bumi akan terguncang dengan hebat, gunung-gunung  beterbagan dan meletus, langit runtuh manusia sangat panic, kemudian semua makhluktang bernyawa akan mengalami ajalnya, itulah kondisi hari kiamat ( yaumus sa'ah ) . Ketika sangkakala di tiupuntuk yang kedua kalinya maka seluruh manusia akan bangkit dari alam kuburnya ( yaumul ba'as )  dan menuju kesebuah tempat yang sangat luas yang disebut dengan padang mahsyar.
Dibangkitkannya manusia oleh Allah SWT. Untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya ketika hidup di dunia, dan untuk menghadapi mahkamah Allah SWT Sebagai Qadhi Rabbul Jalil.
Setelah manusia di bangkitkan kembali dari alam kubur ini tang di sebut dengan hari akhir. Yang sekaligus perlu di sadari bahwa manusia pada saat ini pula telah memesuki tahap kehidupan di alam akhirat.
Dalam kehidupan di akhirat manusia akan mengalami beberapa tahapan alam, yang antara lain sebagai berikut :
1.    Alam Barzakh

Alam barzakh sering juga di sebut sebagai alam kubur, yaitu suatu tempat untuk peristirahatan bagi orang yang sudah meninggal dunia, sebelum terjadinya hari kiamat. Kematian seseorang termasukbentuk dari kiamat sugra ( kiamat kecil ) maka kematian pada manusia bias terjadi beberapa kali dalam satu hari. Lain halnya dengan kiamat kubra yang akan terjadi hanya dalam waktu sekali selama hidup. Dan ketika terjadi kiamat kubra ini maka akan hancur seluruh kehidupan yang ada di alam raya ini.
Alam barzakh adalah alam antara artinya alam yang memisahkan antara alam dunia dengan alam akhirat. Di alam barzakh ini manusia akan dapat melihat kehidupannya di masa yang lalu yaitu ketika mereka hidup di alam dubia, apa saja yang telah mereka lakukan semasamasih hidup di dunia semuanya kelihatan dan tidak akan ada yang terlewatkan lagi. dan masa yang akan datang manusia sudah dapat mengetahui apa yang akan terjadi dan apa yang akan di dapatkan nanti adalah hasil dari apa yangtelah di kaukan ketika masih hidup di dunia.
Mereka akan menyadari apa yang akan di dapat dari Allah SWT. Di alam barzakh ini, ketika mereka banyak beramal shaleh maka mereka akan merasakan kenikmatan dan kebahagiaan , mereka seperti orang yang sedan singgah di suatu tempat untuk berlibur santai, dan segala yang di butuhkanya sudah di penuhi oleh Allah SWT Tidur mereka nyenyak dan akan di bangunkan oleh Allah SWT ketika sudah dating hari kiamat nanti
Sedangkan bagi mereka yang banyak amal buruknya apalagi kufur dan syirik mereka akan mendapatkan kesengsaraan dan kepedihan yang luar biasa, yang sebelumnya belum pernah di alami dialam dunianya. Mereka menagis, menyesal, meratap dan sebagainya akan tetapi karena itu semua sudah menjadi ketetapan Allah SWT yang demikian dan sudah menjadi balasan yang setimpal dengan perbuatannya ketika di dunia maka tidak banyak orang yang dapat membantu mereka kecuali jika mendapat ridla dari Allah swt.
Mengenai kehidupan orang yang ada di dalam neraka, maka Allah SWT menggambarkan sebagai berikut :
Artinya : " …sedangkan Fir'aun bersama kaumnya di pepung oleh azab yang sangat buruk, kepada mereka diperliharkan neraka, pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. Lalu ( kepada malaikat di perintahkan ): " Masukkan Fir'an dan kaumnya kedalam azab yang sangat keras " ( Q.S. Al Mukmin / 40 : 45-46)
  Dari keterangan surat Al Mukmin di atas jelas bahwa ketika di alam barzah manusia di perlihatkan apa yang akan di terima sesuai dengan amal perbuatan di alam dunia.
  1.     Mahsyar
Setelah sekian lama manusia hidup di alam barzakh, maka ketika terdengar tiupan sangkakala yang pertama kali maka seluruh manusia dan makhluk yang lain pada saat itu akan mengalami kematian. Hancur luluh dan tidak ada kehidupan lagi kecuali hanya Allah SWT semata.
Setelah beberapa waktu maka tuipan sangkakala yang kedua dibunyikan, maka bangkitkah seluruh makhluk di dalan kuburnya. Itulah yang dinamakan hari kebangkitan (yaumul ba'as).
Setelah di bangkitkan maka seluruh manusia di giring ke suatu tempat yaitu mahsyar. Sebuah padang yang sangat luas, ditempat ini manusia semua di kumpulkan untuk mempertanggungjawankan perbuatanya di dunia. Semua manusia akan di adili di tempat ini. Firman Allah SWT Surat Qaf ayat 21 :
   Artinya : “ Setiap jiwa akan datang dengan satu pengiring dan penyaksi " ( QS. Qaf (50) : 21 ),.
  pengiringnya adalah malaikat dan penyaksinya adalah dirinya sendiri yang tidak mungkin akan mengelak dari apa yang telah di lakukannya sendiri. Mulut mereka di kunci dan seluruh organ tubuhnya yang akan menjadi saksi atas perbuatan pemiliknya sendiri.
Suasana di mahsyar ini sangat mencekan dan menakutkan, mereka berbaris-baris , semua sibuk dengan urusannya sendiri, tidak mengenala antara satu dengan yang lainnya, tidak ada yang bercakap cakap apalagi menolong atau membantu. Sebagaimana firman Allah SWT sebagai berikut :
  Artinya : “Dan (Ingatlah) akan hari (yang ketika itu) kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka.  Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. Sesungguhnya kamu datang kepada kami, sebagaimana kami menciptakan kamu pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kamu waktu (memenuhi) perjanjian.”(Q.S. Al Kahfi / 8 : 47-48)
Pada saat itu seluruh amal manusia akan di perhitungkan oleh Allah SWT inilah yang di maksud dengan hari perhitungan amal (yaumul hisab), pada saat itu adalah waktu yang paling menentukan apakah manusia masuk ke surga atau masuk ke dalam neraka.
Amal perbuatan manusia dihitung lalu di timbang dengan timbangan keadilan dari Allah SWT sebagai Dzat yang Maha Adil. Tidak ada seorangpun yang akan di rugikan pada saat itu, orang yang amal perbuatan baiknya lebih banyak maka di akan di masukkan ke dalam surga yang segala kenikmatan telah menantinya. Dan jika keburukannya yang lebih banyak maka neraka juga telah menunggunya suatu tempat yang penuh dengan kesengsaraan dan kepedihan. Inilah yang di maksud dengan hari Penimbangan Amal ( yaumul mizan ).
  1.     Sirath
Setelah semua peristiwa di mahsyar dilewati, maka tibalah satnya manusia memasuki " alam baru " yaitu surga dan neraka. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang senantiasa beramal kebaikan ketika di alam dunia. Sedangkan neraka adalah tempat bagi orang yang menghabiskan hidupnya untuk keburukan dan kemaksiatan. Semua manusia akan menerima balasan yang setimpal.
Di dalam Al Qur'an di jelaskan bahwa dalam perjalanan seseorang menuju ke surga maka seseorang harus melewati apa yang di sebut sirath thalmustaqim , yaitu jembatan yang harus di lalui oleh setiap manusia ( ketika menuju surga ). Dibawah sirath ini terdapat neraka dengan segala tingkatannya.
Orang-orang mukmin akan melewati sirath ini dengan kecepatan yang sesuai dengan tingkat ketaqwaan mereka kepada Allah SWT, ada yang melewatinyabagaikan kilat, ada yang perti angina yangberhembus, ada yang berjalan seperti orang naik kuda ada yang seperti orang yang berjalan kaki ada juga yang merangkak akan tetapi akhirnya sampai juga.
Orang-orang yang kafir dan musyrik, mereka juga berjalan di atas sirath itu akan tetapi mereka akan jatuh kedalam neraka sesuai dengan tingkat kedurhakaannya kepada Allah SWT
Konon sirath itu lebih tipis dari rambut dab lebih tajan bari mata pedang, "Annahu araqqu min al sya'ri wa aharru min al syfi"  ( bahwa dia itu ( sirath ) lebih tipis dari rambut dan lebihtajam dari bilah pedang ).
Akan tetapi ada juga tabg berkata bahwa sirath itu sangat lebar, kata sirath berati jalan yang lebar, karena lebarnya seakan-akan ia itu (sirath)   "menelan " setiap orang yang melaluinya.
Yang pasti bagaimanapun bentuknya sirath itu, pada akhrnya hanya akan ada dua tempat yaitu surga dan neraka, sebagai manusia yang mukmin dan berakal seharusnya kita mempersiapkan bekal serta mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Hari itu pasti dating tidakada keraguan di dalamnya.
  1.     Surga dan neraka

Sekarang kita sampai tahapan  terakhir perjalanan manusia di akhirat. Yaitu tempat persinggahan terakhir bagi manusia di akhirat yaitu surga dan neraka. Setelah manusia melewati segala proses di alam mahsyar.
a.       Surga

Surga adalah suatu tempat yang sangat indah, nyaman, menarik dan nikmat untuk di tinggali. Karena indahnya maka sangat sulit untuk di gambarkan keadaan dari surga  tersebut, pemandangan yang belum pernah di lihat oleh manusia di alam dunia, di gambarkan bahwa kehidupan di surga itu rumahnya sangat megah terbuat dari emas dan permmata sedangkan di sekelilingnya ada kebun-kebun yang rindang, di bawahnya dialiri air yang jernih, setiap penghuninya di sediakan pasangan masing-masing yang di sucikan oleh Allah SWT dan segala kebaikan ada didalamnya.
Orang-orang yang shaleh akan tampak berseri-seri wajahnya mereka tampak puas dengan keadaan yangdi terimanya pada saat itu, Allah SWT telah membuktikan janjinya kepada mereka ketika mereka hidup di alam dunia.
Artinya : Adapun orang-orang yang berbahagia, Maka tempatnya di dalam syurga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya. (Q.S. Huud / 11 : 108)
               b.      Neraka

Neraka adalah tempat segala kesengsaraan. Di sana manusia yang kafir dan bedosa karena perbuatan jahatnya ketika di dunia tidak ada kenikmatan sedikitpun di neraka ini. Hari-hari yang di lalui oleh penghuninya hanyalah jeritan kesakitan, kesedihan dan rintihan kesakitan akibat dari siksaan. Api yang menyala-nyala, darah dan nanah yang mengalir setiap saat semua sangat mengerikan.
Seperti halnya surga nerakajuga memiliki tingkatan-tngkatan yang di huni oleh penghuninya sesuai dengan macam dan kadar dosa yang di lakukan ketika seseorang hidup di alam dunia. Neraka yang paling bawah dan dalam adalah neraka Jahannam yang di huni oleh orang kafir, musyrik  dan munafik, orang-orang munafik akan menempati tempat yang terbawah dari jahannam ini.
Penderitaan yang dialami oleh orang yang ada di dalam neraka tidak ada bandingnya, panasnya api neraka tidak sebanding dengan panasnya api ketika di dunia dahulu.
Jangka waktu seseorang berada di dalam neraka berbeda-beda, bagi orang yang kafirdam musyrik mereka akan menempati neraka ini dalam jangka waktu yang panjang bahkan selama-lamanya sebagai penghuni meraka, akan tetapi bagi orang yang beriman yang melakukan perbuatan dosa dan belum mendapatkan ampunan dari Allah SWT,  maka  neraka akan masuk kedalam neraka uantuk sementara waktu saja, setelah selesai di dalam perbersihan dosa tersebut maka akan di masukkan ke dalam surga oleh Allah SWT.
Dineraka manusia juga di beri makan , makanan yang persiapkan olah Allah SWT bagi orang yang ada di adalam neraka adalah Zaqqum yaitu buah yang sangat pahit rasanya, baunya sangat busuk dan penuh dengan duri, sedangkan minuman mereka adalah air  yang sangat panas.
Itulah gambaran orang yang menghuni neraka dan bagaimana tersiksanya serat sakitnya ketika ada didalamnya. Mengambil pelajaran dari itu maka berhati-hatilah agar tidak sampai terjerumus masuk kedalam neraka tersebut.
Artinya :  Adapun orang-orang yang celaka, Maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih). Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang dia kehendaki. (Q.S. Huud  / 11 : 106-107)

Fungsi dan Hikmah Beriman kepada Hari Akhir

Berbagai penjelasan di atas memberikan informasi yang banyak pada kita tentang apa yang harus kita hadapi setelah kita meninggal dunia nanti. Banyak hal yang dapat kita ambil dari sana, diantara hukmah dan fungsi iman kepada hariakhir itu antara lain sebagai berikut :
1.  Dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan
Kepercayaan seseorang kepada hari akhir akan membuat hidup seseorang menjadi teratur, mereka akan berusaha selalu berperilaku baik dan menjahui perilaku dosa. Mereka akan sadar dan yakin bahwa apapun yang di perbuat di dunia ini akan di pertanggungjawabkan dan mendapatkan balasan dari Allah SWT kelak.
2.  Akan selalu berbuat baik dan menghindari berbuat dosa dan sia-sia.
Sebagai buah dari keimanan dan ketaqwaan itu, seseorang yang meyekini akanhari akhir akan berusaha menghindari perbuatan dosa dan selalu berbuat kebaikan. Karena menyadari bahwa perbuatan dosa yang di lakukan hanya akan menghantarkan poada kesengsaraan, sedangkan perbuatan baik akan menghantarkannya menuju kebahagiaan.
3.  Akan memotivasi untuk semangat dalam berkarya.
Harus di sadari untuk menhadapi kehidupan akhirat seseorang harus membawa bekal yang cukup. Oleh karena itu keyakinan kepada kehidupan di akhirat akan memotivasi kita untuk lebih semangat dalam berkarya sebagai bekal bagi kehidupan di akhirat kelak.
4. Mendidik manusia untuk belajar dan memprediksikan dan mempersiapkan masa depan.
Kehidupan adalah kehidupan masa depan yang harus di persiapkan, dengan sebaik-baiknya. Jika tidak maka kehidupan di masa depan akan menjadi suram. Dengan demikian kepercayaan kepada kehidupan akhirat akan akan mendidik manusia agar mempersiapkan yang terbasik bagi kehidupan masa depannya. Jika kehidupan masa depan di akhirat kita persiapkan dengan sebaik-baiknya maka secara otomatis kehidupan masa depan di duniapun juga akan menjadi lebih baik lagi.
5.  Memperjelas tujuan hidup manusia di dunia.
Adanya kehidupan setelah mati membuat manusia memiliki tujuan hidup yang jelas. Maksudnya, semua hal yang dilakukan ketika hidup didunia akan di balas setelah manusia meninggal. Balasan yang di berikan oleh Allah SWT setimpal dengan amal perbuatan yang pernah di lakukan dalam kehidupan dinia yang lalu.
6.  Membuat sikap hidup lapang dan optimis
Kehidupan dunia seringkali diwarnai dengan ketidakadilan dan kepalsuan. Orang yang beriman akan adanya hari kiamat tidak akan kecewa ketika menghadapi ketidak adilan dan kepalsuan dunia, mereka yakin bahwa ketidakadilan dan kepalsuan itu akan memperoleh hukuman yang seadil-adilnya dari Allah SWT
7.  Menamkan sikap berani dan tidak takut mati.
Di dalam berjuang untuk menegakkan kebenaran dan keadilan serta agama Allah SWT Seorang mukmin harus yakin bahwa gugur dalam rangka menegakkan kebenaran dan keadilan merupakan mati syahid yang akan mendapatkan balasan yang berlipat ganda darti Alllah SWT Tidak ada kehancuran dan ketakutan lagi yang ada adalah kenikmatan dan kebahagiaan yang sempuna disisi Allah SWT
8.  Tidak mudah terpengaruh dengan kemewahan dunia dan tidak mudah iri
Orang yang beriman akan yakin bahwa setiap kenikmatan dunia, sekecil apapun akan di pertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT Dan yang perlu disadar bersama bahwa kenikmatan duniaini sangat kecil sekali nilainya jika di bandingkan dengan kenikmatan yang di janjikan oleh Allah SWT di alam akhirat kelak.

Perilaku yang Mencerminkan Beriman Kepada Hari Akhir.
Beriman kepada hari akhir itu harus dibuktikan dengan perbuatan yang nyata selama hidup didunia ini. Adapun perilaku yang mencerminkan keimanan seseroang kepada hari akhir antara lain sebagai berikut :
1.           Bersikap hati-hati dalam berusaha untuk mencukupi kebutuhan hidup, jangan sampai melanggar hukum-hukum agama.
2.             Berusaha agar makanan dan minuman yang di konsusi diri dan keluarganya adalah makanan dan minuman yang halal dan baik.
3.             berusaha agar tidak merugikan fihak lain, baik yang bersangkutan tahu atau tidak.
4.             memperbanyak amalan yang baik dalam rangka mencari ridla Allah SWT
5.             menjauhkan diri dari segala perbuatan dosa, karena kelak di hari akhir akan dimintai pertanggungjawanban.
6.        Rajin mempelajari ajaran agama agar dapat memahami tata cara penerapanya dalam hidup sehari-hari
7.           Rajin beribadah baik yang fardlu maupun yang sunah sesuai dengan kemampuan.
8.            Memperkukuh hubungan persaudaraan dengan sesama muslim khususnya dan sesama manusia pada umumnya
9.             Selalu bersikap optimis di dalam menjalani hidup di dunia ini
10.      Tidak mudah berputus asa karena Allah SWT Pasti akan memberi pertolongan pada hamba-Nya yang selalu mentaati perintah-Nya.

3.    KONFIRMASI
a.    sikomotorik

1.      Tugas Kelompok (peristiwa aktual)
·         Tulislah kejadian – kejadian/peristiwa di negara Indonesia yang berkaitan dengan kiamat sughra
·         Sebutkan pelajaran yang dapat kalian ambil dari peristiwa tersebut !
·         Apa yang seharusnya kalian lakukan ?

2.      Tugas Individu (di madrasah)
-          Ambillah Mushaf Al Qur’an,  bukalah Juz 30  kemudian carilah surat Al Qari’ah salah satu surat yang berkaitan  dengan hari akhir !

b.       Tes Kognitif
Sudahkah kalian menguasai materi dalam Bab 1 ? Coba kerjakan pada buku tugasmu. !
I. Berilah tanda silang ( x ) pada huruf a,b,c atau d di depan jawaban yang benar !
1.    Kehidupan di dunia ini fana-sementara. Satu saat nanti, pasti alam semesta akan hancur. Hari hancurnya alam semesta itu disebut dengan istilah...
a. alam barzah               c. yaumus sa'ah
b. yaumul baats             d. Yaumul jaza`
2.    Setelah kehidupan di dunia ini akan ada kehidupan di akherat. Kehidupan setelah mati di sebut yaumul akhir karena …
a.    setiapmanusia pasti akan mengalaminya.
b.    hari itu hari yang paling agung
c.    pada saat itu manusia akan di beri balasan atas paerbuatannya.
d.   itulah hari yang terakhir dan tidak ada hari lagi setelah itu.

3.    Di dalam ajaran Islam kita diajarkan tentang masalah hari akhir, surga dan neraka. Hal tersebut termasuk masalah…
a. mukjizat                c. gaib
b. mustahil                 d. sulit dan rumit
4.  Keimanan tidak sekedar di lesan, tapi harus dibuktikan. Berikut ini yang bukan bukti bahwa seseorang beriman kepada hari akhir adalah …
a.meyakini akan adanya hari pembalasan.
b. selalu takut untuk berbuat
c. berhati-hati dalam makan dan minum
d. beramal baik sebagai bekal hidup di dunia dan akhirat.
5. Beriman kepada hari akhir merupakan tanda-tanda orang muttaqin, adapun  yang di maksud dengan muttaqin adalah …
a.   orang yang beragam Islam
b. orang yang selalu melaksanakan ibadah kepada Allah swt
c. orang yang selalu berbuat kebaikan, tidak pernah berbuat dosa.
d. orang yang bertakwa kepada Allah SWT.
6. Setiap manusia pasti akan dibalas segala amalnya dengan adil. Baik atau buruk balasan yang di terima seseorang pada yaumul akhir nanti tergantung pada …
a. baik atau buruknya nasib
c. keberuntunagnya saja
b. saat itu juga                               
 d. amalnya ketika hidup di dunia.
7.   Beriman kepada yang ghoib merupakan pokok dari akidah Islam, salah satunya yaitu beriman kepada hari akhir. Iman kepada hari akhir harus dapat di buktikan dengan …
a. kemantapan hati
b. pembacaan dua kalimat syahadat
c.   sikap dan perbuatan sehari-hari.
d. kesungguhan hati dalam nenyikapi hidup di dunia ini.
8.  Islam merupakan ajaran yang lengkap. Iman kepada hari akhir merupakan salah satu dari …
a. kesucian hati seseorang
b. pokok dari suatu ibadah
c. pokok dari keimanan
d. pokok dari rukun islam
9.  Orang yang akan masuk surga adalah orang yang berbuat baik selama hidupnya di dunia, yang di maksud dengan amal baik yaitu ….
a. sesuai dengan ajaran islam
b. perbuatan yang di senangi oleh manusiaketiaka hidup di dunia.
c. sesuai dengan keinginan manuisia ketika hidup di dunia.
d. perbuatanyang akan memperoleh balasan dari Allah swt.
10. Terjadinya hari akhir terdiri dari beberapa tahapan .ahapan apa yang akan di alami oleh manusia pada yaumul jaza' adalah …
a. kebaikan dan keburukan apapun akan dipertanggungjawabkan
b. bangkit dari alam kuburnya, kemudian semua berkumpul di padang mahsyar
c. selesai hisab dan mizan
d. hisab akan dilaksanakan terhadap siapapun..

II.            Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat !
1.        Hari akhir pasti terjadi, yang mengetahui secara pasti waktunya adalah …
2.        Dalil yang bersumber dari Al Qur'an dan hadis disebut …
3.        Orang yang menginkari adanya hari akhir tergolong orang yang …
4.        Beriman kepada hari akhir merupakan pokok keimanan yang ke …
5.        Sesungguhnya orang-orang yang memakmurkan masjid adalah orang yang …
6.        Orang yang beriman kepada Allah swt dan hari akhir harus di biktikan dengan …
7.        Jawaban Rasulullah Muhammad saw tentang malaikat Jibril tentang pokok keimanan, hadis tersebut di riwayatkan oleh ..
8.        Percaya kepada hari akhir merupakan pertanda dari… seseorang.
9.        Dalil yang bersumber dari nalar atau rasio di sebut ….
10.    Tahapan akhir dari yaumul akhir adalah …

III.        Jawablah  pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1.        Apakah yang dimaksud dengan percaya kapada Hari Akhir? Jelaskan!
2.        Di dalam Al-Qur`an, keimanan terhadap Hari akhir sering kali digandengkan dengan keimanan terhadp Allah SWT. Menurut kamu apakah maksud dari pernyataan ini? Jelaskan!
3.        Terangkanlah beberapa kejadian yang terjadi ketika sangkakala ditiup pertama kali!
4.        Sebutkan beberapa tanda dari datangnya kiamat beserta dalil-dalilnya, baik dari al-Qur`an maupun al-Hadis!
5.    Sebutkan beberapa hikmah/fungsi keimanan terhadap Hari Akhir!


C.    PENUTUP
1.            Kesimpulan (berbentuk tugas)
Coba kalian simpulkan materi pembelajaran yang telah disampaikan bersama teman sebangkumu !
2.            Tugas (di rumah)
a.       Tugas Individu
Tulislah Surat Al A’raf ayat 187 beserta terjemahannya dan simpulkan kandungan ayatnya !

Tugas Kelompok
Carilah ayat-ayat Al Qur’an yang berhubungan dengan hari kiamat . tulislah dalam buku tugasmu.

b.      Informasi materi yang akan datang agar  lebih mudah untuk difahami, maka baca dan pahamilah materi berikut ini :
-          Aklak terpuji kepada diri sendiri, yaitu berilmu, bekerja keras, kreatif, dan produktif.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

KOMENTAR :

Template by:
Free Blog Templates